"I were born because I am going be important to someone"

Saturday, 27 October 2012

Terusik

27 Oktober 2012

Seperti biasanya, setiap weekend, saya nongkrong di perpustakaan UI. Yah, disana mungkin hanya sekedar ngenet cari bahan kuliah atau yang lain. Tapi pada waktu itu ada, kabar yang sedikit mengusik pikiran saya, ketika saya pulang dari perpustakaan. 

Sepulang dari perpus sekitar jam 4 sore, hal yang pertama saya lakukan adalah mengangkat jemuran. Hari itu Depok lagi pelit ngasih cahaya matahari buat ngeringkan jemuran saya :( . Setelah mengangkat jemuran, saya langsung duduk di sofa di ruang tamu kontrakan. Eh, daripada bengong nanti malah kesambet, saya nyalakan TV. Pencat-pencet, cari acara TV yang bagus. Beberapa kali pencet, saya berhenti pada suatu stasiun televisi. Stasiun televisi ini menayangkan berita tentang teroris. Karena ini berita baru, saya stay di stasiun TV ini. 

Beberapa saat mencermati beritanya, saya kaget (tapi gak lebay juga). Kaget, karena pada berita ini, anchor-nya menyebut Madiun. Wah, sebagai orang asli Madiun, saya sedikit heran dengan kabar ini. Selama saya bersekolah hingga SMA di Madiun, setahu saya tidak terlalu banyak berita negatif yang terekspos secara nasional [adem ayem wae :)]. Paling - paling berita tentang masalah klasik (tau sendiri  ada apa di Madiun kalau bulan syura), dan masalah mudik (maklum setiap musim mudik, Madiun sering diliput karena sebagai jalur nadi antara Jatim dengan Jateng). 

Eh, tidak menyangka dan tidak mengira, sekali ada berita langsung meluas secara nasional. Sebagai putra daerah Madiun tulen [nggak cuma Jawa yang bisa tulen =D], saya juga perihatin dengan pemberitaan tersebut. Meskipun lokasi penangkapan terduga teroris dengan tempat tinggal orang tua saya, tetapi kekhawatiran tetap selalu ada. Yah, sebagai orang yang kampung halamannya di Madiun, secara pribadi saya berharap semoga ini kejadian yang terakhir dan Madiun tetap menjadi kota yang layak huni dan  tetap menjadi Kota Gadis. Maksudnya Kota Gadis itu adalah kota perdagangan dan Industri. He..he..he... :D 


No comments:

Post a Comment