"I were born because I am going be important to someone"
Showing posts with label Tulisan Bebas. Show all posts
Showing posts with label Tulisan Bebas. Show all posts

Friday, 16 November 2012

CARA MENGUBAH KEGAGALAN MENJADI KESUKSESAN


1. KEGAGALAN
Ingatlah bahwa tak ada kegagalan yang permanen kecuali hanya kemunduran sementara dalam kehidupan yang sukses. Kegagalan adalah suatu insiden yang dapat ditenun ke permadani prestasi yang kreatif. Ingatlah kegaglan itu hanya sementara.

2. KELIRU
Gagal boleh diartikan sebagai cara yang keliru untuk melakukan sesuatu. Oleh karenanya, kegagalan memiliki unsur-unsur menguntungkan dalam arti memberitahu kita agar tidak mengulanginya lagi. Jika anda tau apa yang tidak boleh dilakukan, anda lebih siap belajar bagaimana seharusnya.

3.BELAJAR
Anda bisa belajar dari kegagalan dengan menemukan apayang tidak boleh diulangi, anda bisa belajar lebih efektif dari sukses anda dengan menemukan apa yang harus dilakukan.

4. JANGAN PERNAH
Jangan pernah menerima kegagalan. Hindarilah konteks kegagalan dari pikiran anda. Tanamkan konsep sukses dalam benak anda.

5. BERPIKIR
Ingatlah tulisan di dinding Thomas Alfa Edison: "Ada cara yabg lebih baik untuk melakukannya, carilah itu". Bagaimana Caranya??Dengan disiplin yang dimotivasikan oleh do'a serta berfikir kreatif.

6.KERAJINAN
Tidak ada sukses yang dapat diraih dalam kehidupan ini tanpa kerajinan. Bekerjalah yang rajin, maka prestasi sukses akan terbuka di hadapan anda. Kemampuan untuk bekerja dengan tekun sangatlah penting dalam meraih suskes.

7. SASARAN
Semua orang sukses punya goal, bukan tujuan yang tidak jelas, melainkan sasaran yang spesifik yang didefinisikan dengan jelas, Tidak seorang pun bisa kemana-mana kecuali ia tahu ingin pergi kemana dan apa yang ingin dilakukan atau ingin menjadi apa dia. Miliki sasaran yang pasti,yang berorientasi doa.

8. BENAR
Pastikan agar sasaran anda itu benar, karena tidak ada yang keliru yang akan berubah menjadi benar. kekerliruan akan melahirkan kekeliruan. Hanya kebenaran yang akan melahirkan kebenaran, jadi pastikanlah agar sasaran anda benar.

9. BERTANYA
Anda melakukan apa yang harus anda lakukan dalam kehidupan, mintalah arahan Tuhan. Setelah dipikir-pikir, hanya kehidupan yang diarahkan oleh Tuhan yang dapat mencapai sukses sejati serta mendasar.

10. CARA
Cara pasti menuju sukses adalah cara doa yang tidak egois. Pikirkan bahwa anda ingin melakukan kebaikan terbaik di dunia, dan mencapai nilai-nilai terbaik, bukan sekedar bagi diri sendiri melainkan juga bagi semua orang, maka anda akan membawa pengalaman total anda ke dalam motivasi sukses.

Saturday, 27 October 2012

Terusik

27 Oktober 2012

Seperti biasanya, setiap weekend, saya nongkrong di perpustakaan UI. Yah, disana mungkin hanya sekedar ngenet cari bahan kuliah atau yang lain. Tapi pada waktu itu ada, kabar yang sedikit mengusik pikiran saya, ketika saya pulang dari perpustakaan. 

Sepulang dari perpus sekitar jam 4 sore, hal yang pertama saya lakukan adalah mengangkat jemuran. Hari itu Depok lagi pelit ngasih cahaya matahari buat ngeringkan jemuran saya :( . Setelah mengangkat jemuran, saya langsung duduk di sofa di ruang tamu kontrakan. Eh, daripada bengong nanti malah kesambet, saya nyalakan TV. Pencat-pencet, cari acara TV yang bagus. Beberapa kali pencet, saya berhenti pada suatu stasiun televisi. Stasiun televisi ini menayangkan berita tentang teroris. Karena ini berita baru, saya stay di stasiun TV ini. 

Beberapa saat mencermati beritanya, saya kaget (tapi gak lebay juga). Kaget, karena pada berita ini, anchor-nya menyebut Madiun. Wah, sebagai orang asli Madiun, saya sedikit heran dengan kabar ini. Selama saya bersekolah hingga SMA di Madiun, setahu saya tidak terlalu banyak berita negatif yang terekspos secara nasional [adem ayem wae :)]. Paling - paling berita tentang masalah klasik (tau sendiri  ada apa di Madiun kalau bulan syura), dan masalah mudik (maklum setiap musim mudik, Madiun sering diliput karena sebagai jalur nadi antara Jatim dengan Jateng). 

Eh, tidak menyangka dan tidak mengira, sekali ada berita langsung meluas secara nasional. Sebagai putra daerah Madiun tulen [nggak cuma Jawa yang bisa tulen =D], saya juga perihatin dengan pemberitaan tersebut. Meskipun lokasi penangkapan terduga teroris dengan tempat tinggal orang tua saya, tetapi kekhawatiran tetap selalu ada. Yah, sebagai orang yang kampung halamannya di Madiun, secara pribadi saya berharap semoga ini kejadian yang terakhir dan Madiun tetap menjadi kota yang layak huni dan  tetap menjadi Kota Gadis. Maksudnya Kota Gadis itu adalah kota perdagangan dan Industri. He..he..he... :D 


Analogi Sederhana


Seorang konsumen datang ke tempat tukang cukur untuk memotong rambut dan merapikan brewoknya. Si tukang cukur mulai memotong rambut konsumennya dan mulailah terlibat pembicaraan yang mulai menghangat. Mereka membicarakan banyak hal dan berbagai variasi topik pembicaraan, dan sesaat topik pembicaraan beralih tentang Tuhan.
 Si tukang cukur berkata,”Saya tidak percaya Tuhan itu ada”.
 “Kenapa kamu berkata begitu ???” timpal
 si konsumen.
“Begini, coba Anda perhatikan di depan
sana, di jalanan... untuk menyadari bahwa Tuhan itu tidak ada. Katakan kepadaku, jika Tuhan itu ada,
 Adakah yang sakit??,
 Adakah anak terlantar??
 Jika Tuhan ada, tidak akan ada sakit ataupun kesusahan.
Saya tidak dapat membayangkan Tuhan Yang Maha Penyayang akan membiarkan ini semua terjadi.”
 Si konsumen diam untuk berpikir sejenak, tapi tidak merespon karena dia tidak ingin memulai adu pendapat. Si tukang cukur menyelesaikan pekerjaannya dan si konsumen pergi meninggalkan tempat si tukang cukur. Beberapa saat setelah dia meninggalkan ruangan itu dia melihat ada orang di jalan dengan rambut yang panjang,
 berombak kasar(mlungker-mlungker-istilah jawa-nya), kotor dan brewok yang tidak
 dicukur. Orang itu terlihat kotor dan tidak terawat. Si konsumen balik ke tempat tukang cukur dan berkata,
 “Kamu tahu, sebenarnya TIDAK ADA TUKANG
 CUKUR.”
Si tukang cukur tidak terima,” Kamu kok bisa bilang begitu ??”.
 “Saya disini dan saya tukang cukur. Dan barusan saya mencukurmu!”
 “Tidak!” elak si konsumen.“Tukang cukur itu tidak ada, sebab jika ada, tidak akan ada orang dengan rambut panjang yang kotor dan brewokan seperti orang yang di luar sana”, si konsumen menambahkan.
 “Ah tidak, tapi tukang cukur tetap ada!”, sanggah si tukang cukur.
 ” Apa yang kamu lihat itu adalah salah mereka sendiri, kenapa mereka tidak datang ke saya”, jawab si tukang cukur membela diri.
“Cocok! ” kata si konsumen menyetujui.
” Itulah point utama-nya!Sama dengan Tuhan, TUHAN ITU JUGA ADA ! Tapi apa yang terjadi... orang-orang TIDAK MAU DATANG kepada-NYA, dan TIDAK MAU MENCARI-NYA. Oleh karena itu banyak yang sakit dan tertimpa kesusahan di dunia ini.” 
Si tukang cukur terbengong !!! %^%&^*&^*$%$

Monday, 16 April 2012

Inilah 18 Ilmuwan Belanda yang Menerima Nobel


Nobel merupakan sebuah penghargaan yang diberikan setiap tahun kepada seseorang yang telah berhasil melakukan penelitian, menemukan peralatan atau teknik baru di bidang kimia, fisika, ekonomi, sastra, kedokteran dan perdamaian yang dapat memberi manfaat yang signifikan bagi masyarakat. Nama Nobel diambil dari nama seorang kimiawan, insinyur asal Swedia yang bernama Alfred Bernhard Nobel yang berhasil menemukan dinamit. Belanda merupakan salah satu negara yang menerima penghargaan Nobel terbanyak di Dunia. Berikut orang-orang Belanda yang berhasil mendapatkan Nobel.

Jacobus Henricus van 't Hoff
Dia adalah penerima orang pertama dari Belanda yang menerima penghargaan Nobel. Ia lahir di Rotterdam, 30 Agustus 1852 dan mendapat penghargaan Nobel Kimia tahun 1901. Ia merupakan alumnus dari Universitas Teknologi Delft. Dia banyak menyumbang ilmu di bidang kimia seperti kinetika kimia, keseimbangan kimia, tekanan osmotik dan kristalografi. Jacobus meninggal pada tanggal 1 Maret 1911.

Hendrik Antoon Lorentz
Lorenzt adalah ilmuwan dari Belanda yang mendapat penghargaan Nobel Fisika tahun 1902 karena berhasil menemukan teori yang bernama “teori radiasi EM”. Ia lahir di Arnhem, 18 juli 1853 merupakan alumni dari Universitas Leiden. Fisikawan Belanda ini melakukan penilitian tentang elektomagnet, pemantulan dan pembiasan cahaya. Lorentz meninggal pada tanggal 4 Februari 1928.

Pieter Zeeman
Zeeman Belanda yang lahir di Zonnemaire, 25 Mei 1865. Zeeman merupakan alumni dari Universitas Leiden dan menjadi pengajar di Universitas Amsterdam dari tahun 1896-1908. Zeeman merupakan ilmuwan Belanda yang mendapat Penghargaan Nobel Fisika pada tahun 1902 kerena dia berhasil menemukan teori yang bernama “Efek Zeeman”. Zeeman meninggal pada tanggal 9 Oktober 1943 ketika berusia 78 tahun.

Johannes Diderik van der Waals
Van der Waals adalah ilmuwan Belanda yang mendapatkan Nobel Fisika pada tahun 1910 karena menemukan gaya “antarmolekul” (van der waals). Ia merupakan Profesor dari Universitas Amsterdam. Dia lahir di Leiden, 23 November 1837 dan meninggal pada 8 Maret 1923.

Heike Kammerlingh Onnes
Onnes lahir di Groningen, Belanda, 21 September 1853. Dia merupakan dari ilmuwan Belanda yang mendapat Nobel Fisika pada tahun 1913 karena menemukan teori “superkonduktivitas”. Selain itu, dia juga guru besar Universitas Leiden dan ia meninggal pada tahun 1926.

Willem Einthoven
Ada sumber yang menyabutkan bahwa Einthoven lahir di Semarang (Indonesia), 21 Mei 1860. Ia mendapatkan Nobel Kedokteran pada tahun 1924 karena berhasil menemukan "mekanisme elektrokardiogram". Einthoven meninggal di Leiden, 28 September 1927.

Christiaan Eijkman
Eijkman merupakan salah satu ilmuwan Belanda yang mendapatkan Nobel Kedokteran pada tahun 1929 karena menemukan “vitamin antineuritic”. Dia lahir di Nijkerk, 11 Agustus 1858 dan berkuliah di Universitas Amsterdam pada tahun 1875. Pada tahun 1883 pergi ke Indonesia dan menjadi petugas kesehatan di Semarang, Cilacap dan Sumatera Utara. Eijkman meninggal pada tanggal 5 November 1930.

Peraih Nobel dari Belanda yang lain:
- Tobias Asser, Perdamaian, 1911
- Peter Debye, Kimia, 1936
- Frits Zernike, Fisika, 1953
- Jan Tinbergen, Ekonomi, 1969
- Nico Tinbergen, Kedokteran, 1973
- Tjalling Koopmans, Ekonomi, 1975
- Nicolaas Bloembergen, Fisika, 1981
- Simon van der Meer, Fisika, 1984
- Paul Crutzen, Kimia, 1995
- Gerardus 't Hooft, Fisika, 1999
- Martinus J.G. Veltman, Fisika, 1999

Inilah 3 Cerminan Kreatifitas di Kerajaan Belanda

Jika bicara tentang Belanda, mungkin yang terlintas di mayoritas masyarakat adalah kincir angin, bunga tulip, sepeda, Robin van Persie, atau bahkan VOC. Pendapat tersebut memang benar. Namun, tahukah kamu?di balik semua itu, ada beberapa aspek yang sedikit terlewatkan. Jika kita amati lebih mendalam sebenarnya Belanda adalah negara yang memiliki luas teritori sempit. Menariknya, masyarakat yang tinggal di negeri ini bahagia dengan segala kehidupannya. Bahkan, Belanda didaulat menjadi negara yang memiliki kreatifitas yang bagus di bidang, teknologi, pendidikan, sains dan sosial-budaya. Mungkin selain bidang-bidang yang telah disebutkan diatas, Belanda masih memiliki kreatifitas lain yang belum "terekspos". Berikut beberapa alasan mengapa Belanda layak didaulat sebagai negara yang kreatif.

Pertama, pemanfaatan kincir angin. Kincir dipakai di belanda sekitar abad ke-13. Saat itu masih berupa kincir air karena masih banyak lokasi belanda yang berada di bawah air. Dahulu kincir angin diapakai untuk mengeringkan tanah di yang masih terendam air, namun sekitar abad ke- 17 revolusi industri di Eropa, kincir angin dapakai untuk kepentingan lain. Saat ini kincir angin sebagai salah satu sarana untuk membantu di bidang pertanian dan industri. Di Belanda sendiri, ada berbagai jenis kincir angin tergantung apa fungsi dari kincir angin tersebut. Ada kincir angin yang digunakan untuk membantu kegiatan industri seperti menggiling jagung, mengasah kayu, memproduksi kertas dan sebagainya. Seiring berjalannya waktu, sekarang kincir angin tidak hanya dipakai untuk membantu kegiatan industri, namun dapat menjadi objek wisata yang menjadi ikon negeri Belanda.

Alasan selanjutnya, peraih penghargaan Nobel. Belanda merupakan negara yang menempati posisi ke-10 sebagai penerima Nobel terbanyak. Ilmuwan Belanda terakhir yang berhasil meraih Nobel ialah Andre Geim dalam bidang Fisika tahun 2010. Peraih nobel pertama dari Belanda adalah Jacobus Henricus van 't Hoff di bidang kimia tahun 1901. Hingga sekarang, total peraih Nobel dari Belanda berjumlah 19 orang. Dari 19 orang yang menerima Nobel mayoritas dari mereka meraih di bidang fisika. Dari 19 orang yang menerima Nobel ini dapat kita simpulkan bahwa para ilmuwan Belanda memiliki kreatifitas yang tinggi. Mereka berhasil membuat penemuan-penemuan baru yang bermanfaat bagi kehidupan masyarakat Belanda khususnya dan masyarakat dunia umumnya.

Ketiga, penataan kota dan transportasi. Banyak yang berspekulasi dengan wilayah sempit, Belanda akan mengalami masalah di bidang kepadatan penduduk dan akomodasi. Spekulasi ini tidak ada terpatahkan ketika pemerintah Belanda berhasil mengatasi masalah urbanisasi, transportasi dan akomodasi dengan baik. Sekarang tata kota di Belanda merupakan salah satu yang terbaik. Hampir seluruh daerah di Belanda dibangun akomodasi yang dapat mengembangkan dan memperdayakan masyarakat sehingga berhasil menekan tingkat angka urbanisasi. Model transportasi utama di Belanda juga cukup unik yaitu sepeda. Pengguna sepeda sangat dimanjakan dengan jalur khusus sepeda sepanjang 20.000 km. Transportasi masal juga sangat mendukung untuk beraktifitas karena sangat tepat waktu, nyaman, dan jangkauannya tidak terlalu jauh dari tempat tinggal masyarakat.

Secara pribadi, tiga alasan diatas yang mendorong Belanda didaulat sebagai negara yang kreatif. Segala kreatifitas yang diciptakan masyarakat, pemerintah maupun ilmuwan akan dianggap berhasil jika itu memberi manfaat bagi masyarakat. Belanda merupakan salah satu negara yang sukses mengaktualisasikan ide-ide kreatif yang berasal dari masyarakatnya untuk kemajuan negara. Sudah sepatutnya negara lain seperti Indonesia, mencontoh apa yang telah dilakukan Belanda agar mencapai negara yang lebih maju.